Awalnya saya ragu ketika pertama kali melihat mesin kopi manual ini di website. Saya yang berawal sebagai Teknisi Mesin Kopi profesional, yang tiap hari kerjaannya memastikan mesin kopi di Cafe seperti Weiss 2000, Jura, Saeco dan yang Totally Full Automatic B/W Thermoplan beroperasi dengan lancar dan memastikan hasil dari mesin kopi tersebut menyajikan espresso yang perfect, penasaran dengan hasil espresso dari Presso ini.
Presso direview di Cikopi lho. Hal ini membuktikan bahwa dengan presso, membuat espresso menjadi mudah dan murah. Tidak kalah dengan mesin espresso elektrik yang juga banyak digunakan oleh Kafe atau Restoran di Indonesia. Terima kasih kepada Cikopi yang telah me-review Presso dengan sangat lengkap.
Di Malang telah ada beberapa konsumen yang menggunakan Presso untuk kedai kopinya, dan pasti para penikmat kopi di rumah-rumah lebih banyak lagi yang menggunakan. Dan keunggulannya adalah Presso dijual dengan harga terjangkau, tidak ringkih, tanpa listrik, mudah dibersihkan dan Free Maintenance adalah faktor yang mungkin bisa jadi penarik tersendiri bagi calon pengguna.
Sebelum menggunakan Presso ada baiknya sediakan dulu Grinder kopinya, namun saya sendiri menggunakan kopi yang sudah di grind oleh pabrikan. Ketika menggunakan Presso, saya sering memakai kopi bubuk biasa dari pabrikan Kapal Api Special, karena beberapa kopi bubuk pabrikan yang lain ada kalanya presso menjadi bad shoot, mungkin karena tingkat kehalusan grind kopi. Dan ternyata hasilnya lumayan bagus dan cremanya keluar dengan baik, namun ada baiknya simpan baik-baik setelah kopi di buka, supaya tetap fresh ketika akan digunakan lagi.
Berikut ulasan dari www.cikopi.com